Pentingnya memahami Wealth Management buat kehidupan diri dan keluarga (Part 03)

Lalu bagamana caranya menghadapi resiko-resiko tersebut? Sebelum pertanyaan tersebut di jawab, alangkah lebih baiknya jika kita dapat menjawab pertanyaan ini. Apa kita mau mengalihkan resiko itu atau menghadapinya? Tentu bagi sebagian orang, hal itu bisa dilakukan, namun bagi diriku pertanyaan itu sepertinya tidaklah mungkin dilakukan? Hal terbaik yang dapat ku lakukan adalah dengan mengalihkan resiko itu? Dengan apa? Dengan asuransi. Asuransi adalah hal terbaik yang dapat kita lakukan. Hanya membayar sejumlah premi yang disyaratkan, maka kita akan terproteksi selama jangka term life (jangka waktu tertentu) atau whole life (sampai usia 65 tahun).

Betapa leganya hatiku mendengar penjelasan pembicara. Aku akhirnya mengetahui secara garis besar apa itu wealth management. Dalam workshop kemarin yang kuhadiri, secara garis besar mulai saat ini kita harus merencanakan:

Asuransi sebagai proteksi resiko
Rencana pensiunan nantinya
Rencana pendidikan anak-anak nantinya
Bagaimana mencapai rencana-rencana tersebut.

Aku hampir saja lupa memberitahukan bagaimana caranya? Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan:

Memperbanyak sumber pendapatan kita, hingga kita memiliki saving di masa mendatang.
Menekan pengeluaran kita saat ini hingga kita memiliki sisa yang akan kita pergunakan di masa mendatang.
Memiliki sebuah investasi yang dapat mengantarkan diri kita mencapai tujuan-tujuan akhir kita.

Mengenai masalah investasi, sebelumnya kita juga harus tahu mengenai diri kita pribadi. Jika kita ingin investasi, termasuk tipe investor seperti apakah diri kita. Konservatifkah? Moderat? Atau Aggresif? Aku tidak tahu termasuk dimanakah diriku? Namun kembali pertanyaan itu terjawab. Ada kuis yang harus kujawab dalam seminar tersebut yang berisi sejumlah pertanyaan yang harus kujawab dengan jujur. Akhirnya aku mengetahui diriku termasuk tipe moderate, orang yang suka berinvestasi dalam ke dua jenis investasi, jenis yang sangat beresiko (saham, valas, options, dll) dan juga berinvestasi ke jenis saham tidak beresiko (obligasi, deposito, ETF, dll).

Banyak penjelasan yang ku dapat, namun tidak semuanya dapat ku sharing ke pembaca tulisan ini. Tuisan ini hanyalah sebuah kulit luar, mungkin hanyalah sekedar bulu yang menempel di kulit. Akan lebih baik jika yang ingin berminat, mengikuti workshop wealth management atau konsultasi dengan seorang Certified Wealth Manager (CWM). Workshop pun selesai, tinggal tindakan apa yang akan kuambil selepas workshop itu. Memikirkan secara serampangan tentulah bukan sesuatu yang menguntungkan, karena itu menyangkut kehidupan diriku ke depannya. Harus terencana dan dipikirkan matang-matang. Tidak terasa gerimis mulai turun, aku baru tersadar dari lamunan workshop yang kuhadiri. Bersama temanku yang hadir, melajulah motor yang dikendarainya menembus kegelapan malam dengan diiringi nyanyian gemericik hujan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s