Keluh Kesah Tanda TAK MENGHARGAI Diri Sendiri

Keluh kesah akibat tindakan orang lain selalu saja datang tanpa kita sadari. Padahal kita telah bersusah payah bilang ke diri kita sendiri jangan sampai orang yang tidak berkepentingan dapat meresahkan kita. Tapi pada kenyataannya itu banyak terjadi. Orang lain banyak menuntut diri kita harus begini lha, harus begitu lha. kamu nanti mengerjakan ini yach, setelah itu kerjakan yang ini, setelah ini yang itu. ribet yach? Memang ribet. lalu kenapa kita masih menjalani itu semua? Lupa yach sebenarnya kita sendiri yang mengizinkan mereka berbuat seperti itu. Kita sendiri juga sebagai orang Indonesia yang budaya permisifnya tinggi, bilang tidak apa-apa koq, ini kan kerjaan, padahal kita juga lagi banyak kerjaan. Mau gimana lagi? saya pikir kalau memang keputusan akhirnya mau ngerjain yach sudah, kerjakan saja. Jangan sampai ada rasa tak nyaman a.k.a ngedumel pas ngerjainnya. itu kan jadi buang-buang energi. Pada akhirnya kita capek, dan emosi tingkat tinggi. Kalau sudah begitu siapa yang harus disalahin? Yang kasih tugas atau yang menerima tugas?

Sudah tau yang namanya manusia tidak bisa hidup sendiri. Kita kan manusia normal dan sosial. kalo gak normal berarti gak sosial. intinya kita tidak bisa hidup sendiri, tapi konsekuensinya apa yang kita lakukan bisa dipengaruhi oleh tindakan orang lain baik langsung ataupun tidak. kalo udah begini kita harus gimana dunk? yach gak gimana-gimana, tentuin aja prioritas yang awal tadi udah dibicarain. Mana yang bener-bener jadi prioritas kita. Jangan selalu jadiin prioritas orang lain jadi punya kita. beres kan? tapi apa sesimple itu?

Memang tidak ada yang simple. tapi setidaknya kan kita berusaha untuk meminimalkan pengaruh orang lain yang dapat merusak diri kita. Ini bukan berarti kita bersikap egois. Intinya harus balance antara hak kita dan kewajiban kita. Kita harus menempatkan diri kita diantara tanggung jawab dan hak kita sebagai pribadi yang berdiri sendiri. Kalau tidak begitu, kapan kita bisa menghargai diri kita sendiri? Apa kita berharap orang lain yang menghargai terlebih dahulu, baru belakangan kita mencoba menghargai diri kita sendiri? Apa tidak salah? sejauh yang saya tahu orang akan menghargai kita kalau kita terlebih dahulu menghargai diri kita sendiri. Jadi sayangilah diri kita yang memiliki karakter yang unik, yang membuat kita special di mata teman-teman kita, keluarga kita, dan dimata Allah SWT.

Special thankz to Ciel my honey. ^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s