Ultimate Advantage, Sensational Offer, Powerful Promise (USP)

Seringkali kita bingung dalam memasarkan sebuah produk atau jasa.
Bagaimana caranya agar produk atau jasa kita bisa dibeli oleh konsumen kita.
Kesalahan Fatal yang sering kali terjadi adalah kecenderungan dari kita untuk menjaring banyak pelanggan, bukan calon pelanggan.
Lebih baik mana, memancing di kolam yang besar yang kita tidak tahu ikannya itu lagi lapar atau tidak, atau kita memancing di kolam kecil tetapi banyak ikan yang kelaparan dalam jumlah yang besar?
Tentunya jawabannya adalah pilihan yang kedua.
Karena mudah sekali bagi kita untuk menjaring ikan tersebut.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana caranya menjaring calon pelanggan?
Nah mungkin konsep dari USP di atas dapat menjelaskan caranya.

Ultimate Advantage.
Maksud dari ultimate advantage disini adalah sejauh mana produk atau jasa yang kita tawarkan mempunyai keunggulan dibandingkan produk lain yang sejenis dengan kita. Kalo kita menjual barang dengan harga diskon 20%, sementara yang lain akhirnya juga ikut-ikutan memberikan harga diskon 20%, maka pada saat itu kita sudah tidak mempunyai ultimate advantage lagi. Jujur itu ultimate advantage jika yang lainnya berbohong, tapi jika semunya jujur, maka itu bukan ultimate advantage lagi. Contoh jika banyak penjual soto di suatu daerah, dan tiba2 penjual itu memberikan tambahan telor dalam menu sotonya, maka itu merupakan ultimate advantagenya. Jadi harus diinget yang namanya ultimate advantage itu merupakan nilai pembeda produk atau jasa yang kita tawarkan kepada konsumen kita sehingga mereka mau membeli produk atau jasa kita. Inilah nilai jual kita.

Sensational Offer
Sensational Offer ini juga sangat penting untuk menggugah calon pelanggan kita menjadi pelanggan kita. Maksud dari sensational offer adalah dengan memberikan penawaran yang berbeda, yang menggugah, sehingga si calon pelanggan kita akan membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Bagiaman caranya menggugah calon konsumen kita? Cara yang paling efektif adalah dengan memberikan diskon dan/atau hadiah. Disarankan kalau bisa menggunakan hadiah dan diskon. Kalau hanya memungkinkan satu saja, maka pilihlah hadiah yang dipersepsi oleh konsumen kita mempunyai nilai jual tinggi tetapi kita membelinya dengan harga rendah. Sebagai contoh, di sebuah counter motor diberikan kredit motor seharga Rp.300.000 sementara yang lain dengan harga Rp.200.000 pun sebenarnya konsumen bisa membawa pulang motor baru. Tapi yang unik adalah dengan menggunakan program hadiah, kita justru dapat memberikan value (nilai) yang lebih kepada konsumen kita. Jadi penawarannya jadi begini: “Kredit motor Rp.300.000 berhadiah Meja Makan senilai RP 400.000”. Apakah rugi? Tentu tidak, karena counter motor tersebut membeli meja tersebut langsung dari pabriknya seharga Rp.100.000. Jadinya dia tetap mendapatkan untung. Itulah konsep Sensational Offer.

Powerful Promise
Seringkali konsumen ragu ketika membeli sebuah barang. Apakah cocok dengan dirinya? apakah saat ini penting untuk membeli barang tersebut? Kalau nanti produknya cepat rusak bagaimana? Nah untuk mengatasi keberatan-keberatan itu diperlukan powerful promise sehingga dengan demikian konsumen mau membeli produk dan jasa kita tanpa keberatan sama sekali. Apa powerful promisenya? Money Back Guarantee. Dengan adanya money back guarantee, maka kita bisa menghilangkan resiko konsumen membeli produk dan jasa kita. Karena kalau mereka tidak suka, mereka tetap dapat memperoleh kembali uangnya. Misal: Money back guarantee selama 30 hari dari waktu pembelian. Atau “Money back guarantee dan hadiah tetap boleh diambil tanpa perlu mengembalikan lagi”.

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s