Eksistensi Allah menurut Al Farabi

“Eksistensi dibagi menjadi 2, yaitu eksistensi relatif dan eksistensi absolut.

Eksistensi relatif, seandainya dianggap tidak ada, berarti ia tidak layak memiliki sifat kemustahilan. Eksistensinya tidak dapat terlepas dari sebabnya. Seadainya eksistensi tersebut benar-benar ada, bearti ia menjadi eksistensi absolut karena yang lainnya, bukan karena zatnya.

Eksistensi Absolut seandainya dianggap tidak ada, berarti ia layak memiliki sifat kemustahilan. Ia tidak memerlukan sebab yang lain bagi eksistensinya. Sebaliknya eksistensinya tidak terjadi karena yang lainnya.

Hal-hal yang relatif tidak mungkin berlalu tanpa akhir, karena kejadiannya disertai sebab dan akibat. Kejadiannya pun tidak mungkin tanpa ujung pangkal, tetapi mesti berakhir pada Zat Yang Absolut, yaitu Eksistensi Pertama yang menjadi Sebab Pertama bagi eksistensi semua yang ada, yaitu Allah Yang Mahatinggi.”

By : Iin Squall
dari buku Murthada Muthahari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s